Home / Hukum & Kriminal / Lanal Dumai gagalkan penyelundupan 100 trenggiling

Lanal Dumai gagalkan penyelundupan 100 trenggiling

Trenggiling yang hendak diselundupkan ke luar negeri.

Dumai (RiauNews.com) – Meski trenggiling sudah digolongkan ke dalam hewan yang dilindungi, sehingga bagi yang ketahuan memperdagangkannya akan dikenai hukuman pidana, namun masih ada juga kelompok masyarakat yang memperjual-belikan hewan “bersisik baja” ini.

Patroli gabungan Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai dan Armada Barat mengamankan dua pelaku penyelundup trenggiling, masing-masing berinisial A (25) dan B (22), saat melintasi Perairan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (24/10/2017).

“Total berat ke-100 trenggiling tersebut mencapai 500 kilogram, yang diangkut pelaku menggunakan kapal nelayan,” kata Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Dumai, Kolonel Laut (E) Yose Aldino.



Dijelaskan, kedua pelaku — yang merupakan warga Selat Baru Sungai Liung Kabupaten Bengkalis– diduga hanya sebagai kurir, sebab ketika diinterogasi mereka mengaku akan dibayar Rp800 perorang jika berhasil menyelundupkan hewan pemakan semut ini.

Sementara untuk kronologis penangkapan, Danlanal mengatakan pihaknya pada awalnya menerima informasi masyarakat. Selanjutnya prajurit AL diturunkan ke lokasi guna melakukan penyelidikan dengan operasi darat dan laut, guna memastikan dugaan penyelundupan satwa langka tersebut.

Akhirnya, tidak lama berselang, tim berhasil mengidentifikasi salah satu kapal diduga digunakan untuk mengangkut trenggiling saat melintas di depan Pasar Baru Sei Pakning, kemudian dilakukan pengejaran.

Dua pelaku dikenakan Undang Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem pasal 21 ayat 2 junto pasal 40 ayat 2 yaitu mengeluarkan secara ilegal satwa liar dilindungi dengan pidana penjara 5 Tahun dan denda maksimal Rp100 juta.

Sebelumnya, pada 5 Oktober lalu Bea Cukai Dumai juga berhasil mengagalkan sebanyak 95 ekor asal Jambi, diangkut sebuah mobil Toyota Innova. Namun saat dilakukan penangkapan, mobil ditemukan tanpa pengemudi terparkir di Jalan Lintas Dumai-Sungai Pakning Bengkalis.

Selain itu, petugas Bea Cukai Dumai juga menyita dua kotak berisi sisik hewan trenggiling seberat 37,55 kilogram dari dalam mobil tersebut, dan penanganan lebih lanjut, diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam setempat. ***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: