19 November 2018
Home / Hukum & Kriminal / Lagi, tiga pelajar Pekanbaru curi tabung elpiji demi beli sabu

Lagi, tiga pelajar Pekanbaru curi tabung elpiji demi beli sabu

(ilustrasi)

Pekanbaru (RiauNews.com) – Tiga remaja yang masih berstatus pelajar di Kota Pekanbaru ditangkap jajaran Polsek Tenayan Raya, karena diduga melakukan tindakan kriminal melakukan aksi pencurian tabung elpiji warga.

Namun saat ditangkap, ketiga pelaku yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) masing-masing berinisial RF, HA, dan FA itu, diduga masih terpengaruh narkoba jenis sabu.



Untuk memastikannya, polisi membawa tiga remaja itu ke Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru untuk menjalani tes urine. Dari hasil pengujian ketiganya positif mengandung zat methamphetamine.

Kasat Reserse Kriminal Polsek Tenayan Raya, Ipda Budi Winarko mengatakan, hasil penyelidikan di awal para pelaku nekat mencuri tabung elpiji dan menggunakan uang curian untuk bermain warnet.

“Setelah kami dalami, ketiga remaja itu tak hanya mencuri untuk bisa bermain di warnet, namun kami duga untuk membeli sabu. Setelah dicek, mereka semua positif,” ujar Budi, Selasa (1/5/2018).

Dia melanjutkan, penyidik telah memanggil orang tua ketiga pelajar tersebut. Sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak, BNN Kota Pekanbaru akan membina dan meminta orang tua mengawasi aktivitas remaja di bawah umur tersebut. Ketiganya juga akan mendapat pendampingan dari petugas BNN. Untuk sementara, ketiga pelajar SMP itu ditahan sebagai bagian dari pembinaan.

Ini adalah untuk kedua kalinya pelajar ditangkap karena mengkonsumsi narkoba jenis sabu dalam rentang waktu 10 hari. Sebelumnya, Polsek Tenayan Raya pada Ahad (22/4/2018) lalu, menangkap lima pelajar SMP dan SMK karena mengonsumsi sabu.

Baca: Lima pelajar ditangkap sedang nyabu, satu wanita

Penyidik masih mengembangkan dua kasus tersebut untuk menangkap bandar yang mengedarkan sabu kepada pelajar di Pekanbaru.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: