16 November 2018
Home / Hukum & Kriminal / KPK sudah incar Irjen Kemendes PDTT sejak Maret 2017

KPK sudah incar Irjen Kemendes PDTT sejak Maret 2017

La Ode Muhammad Syarif.

Jakarta (RiauNews.com) – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) La Ode Muhammad Syarif dalam konferensi pers terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan oknum pejabat Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Sabtu (27/5/2017), menyebut bahwa mereka sudah mengendus ketidakwajaran sejak Maret 2017.

“Latar belakang suap menyuap ini tidak lepas serangkaian kejadian, di antaranya pada Maret 2017 saat itu dilakukan pemeriksaan atas laporan keuangan Kemendes PDTT untuk anggaran 2016. Dalam rangka memperoleh opini sempurna Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tersangka SUG yang menjabat sebagai inspektur jenderal atau Irjen di Kemendes PDTT diduga melakukan pendekatan pihak auditor BPK,” ungkap La Ode.

Kemudian pada Jumat (26/5/2017) dalam penyerahan uang suap terakhir, tim KPK akhirnya melakukan OTT terhadap ALS yang merupakan auditor BPK RI, RS pejabat eselon satu di BPK, dan JDP pejabat eselon tiga di Kemendes PDTT.

“Pemberian suap ini diduga terkait opini WTP di Kemendes PDTT tahun anggaran 2016,” ujarnya.

Usai OTT kemarin dilakukan pemeriksaan satu kali 24 jam, kemudian dilanjutkan gelar perkara pada Sabtu siang. “Maka telah disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait dengan pemeriksaan BPK RI terhadap laporan keuangan Kemendes PDTT tahun anggaran 2016,” tambahnya.

Kemudian KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan empat orang sebagai tersangka. Pertama atas nama SUG sebagai Irjen Kemendes PDTT, kedua atas nama JDP sebagai pejabat eselon tiga Kemendes PDTT, tiga atas nama RS pejabat eselon satu di BPK dan ALS, Auditor BPK.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: