23 Oktober 2018
Home / Hukum & Kriminal / Gara-gara anjing, pria di Kandis coba bunuh satu keluarga

Gara-gara anjing, pria di Kandis coba bunuh satu keluarga

Aparat Polsek Kandis memperlihatkan senjata tajam yang digunakan pelaku menusuk satu keluarga. (Kredit: Humas Polda Riau)

Siak (RiauNews.com) – Pikiran waras memang langsung hilang kalau sudah mabuk. Bahkan perbuatan kriminal menghilangkan nyawa orang pun tak dipikir dua kali jika emosi sudah tersulut ditambah pengaruh alkohol.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Seorang pria bermarga Simatupang dengan senjata tajam nekad hendak menghabisi nyawa teman dan seluruh anggota keluarga temannya tersebut, hanya gara-gara anjing.

Kronologis peristiwa berdarah tersebut diungkapkan oleh Kabud Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, yang beruntung tak sampai menimbulkan korban tewas, namun delapan orang harus mendapatkan perawatan karena mengalami luka tusuk.



“Kejadian bermula ketika pelaku penyerangan bernama Simatupang mendapat kabar dari temannya, Sihotang, bahwa anjingnya telah hilang. Dia juga mendapat kabar bahwa anjing temannya itu telah dijual oleh tetangganya Andre Pasaribu,” ucap Guntur, Kamis (14/12/2017).

Tak hanya itu, pelaku juga mendengar kabar kalau Andre dan keluarganya mau mengeroyok Sihotang. Di bawah pengaruh minuman beralkohol, pelaku datang ke rumah korban sambil mengamuk dan memintanya keluar rumah untuk berkelahi.

“Pelaku kemudian diajak ngobrol baik-baik dan disuruh masuk untuk menyelesaikan permasalahan,” tambah Guntur.

Setelah pelaku masuk, tak lama kemudian datang pria bermarga Siregar diduga membawa senjata tajam berupa pisau dan parang. Melihat Simatupang di dalam rumah, Siregar menuduh keluarga Andre akan mengeroyoknya.

Tak ingin terjadi apa-apa, Andre meminta kedua orang ini pergi. Simatupang dan Siregar pun keluar rumah meski telah terjadi pertengkaran. Karena ada kalimat yang memancing emosi, Simatupang pun merampas senjata tajam dari temannya.

Dengan membabi buta, pelaku langsung menyerang Andre dan berhasil menusuknya. Ulah nekat pelaku ini membuat keluarga Andre berusaha melerai dan merebut sentaja tajam tersebut.

Pelaku yang emosi langsung menyerang Andre dan keluarga. Dia berniat membunuh mereka. Warga pun berdatangan mendengar keributan tersebut. Pelaku pun kabur setelah menusuk 7 anggota keluarga dan Andre.

“Selain Andre, yang mengalami luka tusuk itu adalah Rindo, Ester, Risda, Jumpa, Afrizal Limbong, Candra, dan Hotditua,” terang mantan Kapolres Pelalawan tersebut.

Kepolisian yang mendapat laporan warga datang ke rumah tersebut. Para korban dibawa ke klinik serta puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan sembari polisi meminta keterangan dari mereka selaku saksi untuk mencari keberadaan pelaku.

Beberapa jam dicari, pelaku akhirnya ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Dari tangan pelaku, petugas menyita sebilah pisau dan parang panjang yang digunakan untuk menyerang Andre dan keluarga.

“Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Kandis untuk pengusutan lebih lanjut,” tutup Guntur.‎***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: