Dua pria berpelukan telanjang dalam mobil gegerkan warga Pati

Petugas amankan dua pria yang telanjang berpelukan dalam mobil di Pati. (Kredit: istimewa)

Pati (RiauNews.com) – Dua orang laki-laki tanpa busana di depan Pasar Trangkil Kabupaten Pati gegerkan warga, Jumat (21/12/2018). Dua laki-laki itu saling berpelukan mesra dengan posisi tengkurap di dalam mobil di tempat parkir.

Banyak masyarakat terlihat risih dan sempat mengira itu orang gila. Selanjutnya petugas yang datang menghimbau agar dua orang laki-laki tersebut keluar dari mobil, namun tidak diindahkan.

Petugas pun melakukan upaya paksa membuka pintu mobil tersebut.

Dari kesaksian seorang pedagang depan pasar yang enggan disebutkan namanya, awalnya dua lelaki itu terlihat biasa.

“Mereka berhenti di seberang sana (samping ATM) menggunakan mobil, turun ya masih berpakaian lengkap,” jelasnya kepada Tribun Jateng.

Selanjutnya mereka masuk ke dalam mobil lagi. Sekitar setengah jam lamanya di dalam mobil, tidak keuar, lantas terdengar suara-suara dari dalam.

Orang-orang yang berada di lokasi menghubungi kepolisian karena curiga dan khawatir mengganggu ketertiban. Selanjutnya petugas yang datang, menghimbau agar dua orang laki-laki tersebut keluar dari mobil. Namun keduanya tidak mengindahkan.

Petugas pun melakukan upaya paksa membuka pintu mobil tersebut. Setelah pintu dibuka paksa, mereka sudah telanjang bulat saling berpelukan mesra dengan posisi tengkurap.

Saat pintu berhasil dibuka paksa oleh kepolisian, bau yang menyengat keluar.

Kondisi mereka nampak tidak sadar betul bahkan terkesan linglung, sehigga tidak bisa diajak komunikasi.

Informasi yang disampaikan oleh Kapolres Pati, AKBP Jon Wesly Ariato, Jumat (21/12/2018), mereka diduga overdosis. Kapolres Pati, AKBP Jon Wesly Ariato mengonfirmasi bahwa salah satu lelaki ternyata mengonsumsi narkoba.

“Kalau yang satu, dari hasil pemeriksaan dokter dan dilaksanakan tes urin, hasilnya positif (narkoba),” ungkapnya.

Hasil pemeriksaan oleh petugas kepolisian juga ditemukan ceceran sabu-sabu di kursi mobil.

Keduanya yang saat ini masih di rumah sakit diketahui bukan warga Pati.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, mereka warga Madura dan Jatinegara, sedangkan mobilnya adalah mobil rental.

Kemudian kepolisian masih menunggu yang bersangkutan kembli normal, untuk nanti diproses secara hukum.

“Nanti dari hasil pemeriksaan dan barang bukti yang ada, akan kita tetapkan statusnya. Jika ada bukti yang cukup, maka akan ditetapkan sebagai tersangka,” tegasnya.***

Sumber: Tribunnews

Komentar
%d blogger menyukai ini: