Home / Hukum & Kriminal / Dua penyelundup trenggiling ditetapkan sebagai tersangka

Dua penyelundup trenggiling ditetapkan sebagai tersangka

Pekanbaru (RiauNews.com) – Dua orang ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, dalam kasus usaha penyelundupan 102 trenggiling ke Malaysia.

“Kedua pelaku masing-masing berinisial A (25) dan B (22) dijerat dengan Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan hukuman penjara maksimal lima tahun dan denda Rp100 juta,” kata Seksi Penegakan Hukum Wilayah II Sumatera BBKSDA Riau, Eduwar Hutapea di Pekanbaru, Jumat (27/10/2017).



Kedua pelaku merupakan warga Desa Selatbaru, Kabupaten Bengkalis, ditangkap saat sedang berlayar menggunakan kapal tradisional berisi ratusan ekor trenggiling oleh Western Fleet Quic Response (WFQR) TNI Angkatan Laut Kota Dumai, pada Kamis (24/10) lalu di perairan Bengkalis.

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku hanya orang suruhan seorang pelaku berinisial A. Sementara dalam menjalankan aksinya, keduanya diupah Rp800 ribu untuk sekali jalan.

“Kita masih terus dalami keterangan mereka termasuk menggali peran A dan siapa A yang mereka sebutkan itu,” tuturnya.

Sementara, dari 102 trenggiling tersebut, lima diantaranya diketahui sudah mati dan sisanya kemudian Sementara itu, 97 dari 102 trenggiling dilepasliarkan di kawasan Suaka Margastwa Rimbang Baling.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: