14 Desember 2018
Home / Hukum & Kriminal / Diduga nistakan agama Islam, Polres Bengkalis bekuk netizen

Diduga nistakan agama Islam, Polres Bengkalis bekuk netizen

Status Marbun Gondrong yang meminta maaf lewat akun Facebook.

Bengkalis (RiauNews.com) – Seorang warga netizen diamankan aparat Kepolisian Resor Bengkalis pada Senin (20/8/2018) karena diduga telah melakukan penistaan terhadap agama Islam yang diposting di akun Facebook-nya.

Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto kepada wartawan mengatakan, penangkapan terhadap pelaku yang memiliki akun bernama “Marbun Gondrong” ini untuk diproses, sekaligus mengamankannya agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Marbun Gondrong dalam statusnya pada Ahad (19/8) malam telah menuliskan kalimat yang memicu kemarahan netizen.

Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas Islam dan warga malam itu juga jadi heboh oleh status dugaan penistaan agama tersebut. Perwakilan ormas Islam dan eleman masyarakat Duri pun melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

“Kami laporkan kasus ini ke kepolisian. Bukan atas nama pribadi. Tapi atas nama bersama. Saya mewakili saudara-saudara kita yang datang tadi malam ke Polsek Mandau. Kita ingin permasalahan ini diselesaikan secepatnya. Bukan mau menghakimi. Kita ingin semua aman terkendali dan kondusif. Kami minta yang membuat status diamankan dan dimintai keterangan. Apa motifnya?“ kata Ketua Ikrohil Duri Sanusi SH MH, Senin (20/8) sebagaimana dikutip Riaunews.com dari Riau Pos.

Begitu mendapat laporan, jajaran Polres Bengkalis di Duri langsung bertindak. Keberadaan terduga pelaku langsung dilacak. Begitu diketahui sedang berada di Kulim Km 4, Kecamatan Bathin Solapan, terduga langsung diamankan. “Masih didalami apakah (asli status, red) akun dia atau dibajak,” ujar Kapolres AKBP Yusup Rahmanto.

Kapolres juga minta masalah ini diserahkan ke polisi untuk pengusutannya. “Kami imbau masyarakat supaya tidak terpancing oleh provokasi,” sebutnya. Walau kasusnya sudah ditangani polisi dan terduga mengaku akunnya dibajak, reaksi netizen terus membanjiri akun atas nama yang bersangkutan. “Udah viral baru bilang kena bajak akunmu. Segampang itu minta maaf…,” tulis akun atas nama Bungsu Sitima.

Sementara Marbun Gondrong mengaku akunnya dibajak. “Siapapun yg membajak akun fb saya… Tolong lah jangan seperti ini… Saya merasa tidak punya musuh… Kerabat sya juga bnyk yg lain keyakinan.. tak mungkin saya begitu. Sekali lagi saya minta maaf.. Sungguh2 saya minta maaf,” tulisnya di dinding Facebook pada Ahad pukul 21.32 WIB.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: