22 Agustus 2018
Home / Hukum & Kriminal / Bendahara Saracen diperiksa pekan depan

Bendahara Saracen diperiksa pekan depan

Tiga sindikat Saracen yang ditangkap sebelumnya oleh polisi.

Jakarta (RiauNews.com) – Penyidikan terhadap kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian melalui website dan media sosial oleh grup Saracen, terus berlanjut. Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada pekan depan akan kembali memanggil Bendahara Saracen, Retno untuk diperiksa, sebab pada pemanggilan pada Rabu (27/9), yang bersangkutan tidak memenuhinya.

“Retno, Bendahara Saracen akan dipanggil lagi Senin (2/10) pekan depan. Kemarin dipanggil kan tidak datang,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (28/9/2017).



Terkait kasus penyebaran konten ujaran kebencian dan berita bohong di jejaring sosial yang dimiliki grup Saracen, polisi telah menangkap empat tersangka yakni Jasriadi (Jas), Muhammad Faizal Tonong (MFT), Sri Rahayu Ningsih (SRN) dan Muhammad Abdullah Harsono (MAH). Mereka adalah pengelola Saracen.

Selain itu penyidik Bareskrim juga menangkap seorang ibu rumah tangga bernama Asma Dewi yang diduga terkait dengan Saracen, lantaran Asma Dewi diduga mentransfer dana sebesar Rp75 juta ke anggota Saracen.

Kelompok Saracen diduga kerap menawarkan jasa untuk menyebarkan ujaran kebencian bernuansa SARA di media sosial, sehingga dianggap telah meresahkan masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: