24 November 2017
Home / Hukum & Kriminal / ASN Riau khawatir masalah administrasi seret mereka ke pidana

ASN Riau khawatir masalah administrasi seret mereka ke pidana

Tugu Antikorupsi yang pembangunannya ternyata juga dikorupsi.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Pascapenetapan 18 tersangka kasus korupsi pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Pekanbaru, yang menyeret Kepala Dinas Cipta Karya dan Bina Marga Provinsi Riau, Dwi Agus, membuat sejumlah aparatur sipil negara (ASN) ketar-ketir.

Hal ini diakui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau Dadang Eko Purwanto, mengatakan bahwa memang ada sejumlah Kelompok Kerja (Pokja) di Unit Layanan Pengadaan (ULP) di Dinas tersebut yang resah akan tersandung hukum karena masalah administrasi.



“Inilah yang menjadi persoalan utama bagi Pokja ULP. Misalnya adanya persoalan karena kesalahan administrasi, kami berharap tidak langsung divonis bersalah melalui pindana,” sebut Dadang, Senin (13/11/2017).

Menurutnya, pekerjaan mereka yang memang dalam hal administrasi bisa dituntaskan, bukan melalui pidana yang mengakibatkan konsekuensi hukum penjara.

Dadang juga membantah rumor yang menyebutkan sejumlah Pokja mengundurkan diri.

“Tidak ada yang mundur. Benar, saya sudah cek. Kalau pun ada yang mundur tentu suratnya sudah ada saya terima, ini tak ada,” tegasnya.***

Baca Juga

Istri Setya Novanto dicekal KPK

Jakarta (RiauNews.com) – Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, dicekal untuk bepergian ke luar negeri ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *