17 Oktober 2017
Home / Hukum & Kriminal / Anggota DPRD Siak mangkir dipanggil polisi

Anggota DPRD Siak mangkir dipanggil polisi

gerbang pabrik PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) di Perawang, Kabupaten Siak.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Panggilan yang dilayangkan Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau terhadap salah seorang anggota DPRD Siak yang menjadi tersangka penghinaan yang dilaporkan PT Indah Kiat Pulp and Paper, Ismail, tak dipenuhi untuk yang kedua kalinya.

Menurut Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, hingga kini polisi belum mendapatkan keterangan dari anggota dewan tersebut alasan ketidakhadirannya. Meski demikian, pihaknya akan tetap melakukan pemanggilan.



“Sudah dipanggil sekali tak datang, Selasa (10/10) kemarin dipanggil lagi tidak datang, namun akan tetap kita panggil lagi,” kata Guntur di Pekanbaru, Rabu (11/10/2017) malam.

Dijelaskannya, untuk pemanggilan anggota dewan tingkat provinsi dan kabupaten/kota tidak perlu izin siapapun berdasarkan arahan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.

“Kalau untuk anggota DPR RI memang perlu izin Mahkamah Kehormatan Dewan,” ungkapnya.

Polda Riau menetapkan Ismail, anggota DPRD Kabupaten Siak sebagai tersangka dugaan penghinaan terhadap Hasanuddin, salah satu manajemen di perusahaan produsen kertas dan bubur kertas yang beroperasi di Perawang, Siak.

Kasus ini sendiri berawal saat aksi unjukrasa di depan Gerbang PT IKPP, Perawang, Kecamatan Tualang Kabupaten Siak pada Rabu, 26 April lalu. Hasanuddin pun melaporkan Ismail ke Polda Riau dengan nomor laporan LP/193/IV/2017/SPkT/Riau tertanggal 28 April 2017.***

Baca Juga

Sering Diomeli, Cucu Kandung Ini Tega Bunuh dan Rampok Neneknya

PEKANBARU (RiauNews.com)-Polresta Pekanbaru berhasil menangkap pelaku pembunuhan Nenek Tiamah yang sempat melarikan diri ke Batam-Kepulauan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *