Home / Hukum & Kriminal / Anggota DPRD Siak mangkir dipanggil polisi

Anggota DPRD Siak mangkir dipanggil polisi

gerbang pabrik PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) di Perawang, Kabupaten Siak.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Panggilan yang dilayangkan Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau terhadap salah seorang anggota DPRD Siak yang menjadi tersangka penghinaan yang dilaporkan PT Indah Kiat Pulp and Paper, Ismail, tak dipenuhi untuk yang kedua kalinya.

Menurut Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, hingga kini polisi belum mendapatkan keterangan dari anggota dewan tersebut alasan ketidakhadirannya. Meski demikian, pihaknya akan tetap melakukan pemanggilan.



“Sudah dipanggil sekali tak datang, Selasa (10/10) kemarin dipanggil lagi tidak datang, namun akan tetap kita panggil lagi,” kata Guntur di Pekanbaru, Rabu (11/10/2017) malam.

Dijelaskannya, untuk pemanggilan anggota dewan tingkat provinsi dan kabupaten/kota tidak perlu izin siapapun berdasarkan arahan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.

“Kalau untuk anggota DPR RI memang perlu izin Mahkamah Kehormatan Dewan,” ungkapnya.

Polda Riau menetapkan Ismail, anggota DPRD Kabupaten Siak sebagai tersangka dugaan penghinaan terhadap Hasanuddin, salah satu manajemen di perusahaan produsen kertas dan bubur kertas yang beroperasi di Perawang, Siak.

Kasus ini sendiri berawal saat aksi unjukrasa di depan Gerbang PT IKPP, Perawang, Kecamatan Tualang Kabupaten Siak pada Rabu, 26 April lalu. Hasanuddin pun melaporkan Ismail ke Polda Riau dengan nomor laporan LP/193/IV/2017/SPkT/Riau tertanggal 28 April 2017.***

Baca Juga

LAM Riau minta pelaku persekusi terhadap Ustaz Abdul Somad segera ditahan

Pekanbaru (RiauNews.com) – Perwakilan dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Abdul Aziz mengatakan, pihaknya minta ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: