20 September 2018
Home / Hukum & Kriminal / Anggap tak mendasar laporkan Amien Rais, Aulia Fahmi terancam dilaporkan balik

Anggap tak mendasar laporkan Amien Rais, Aulia Fahmi terancam dilaporkan balik

Aulia Fahmi (kanan) saat melaporkan Amien Rais ke Polisi. (Kredit: CNN Indonesia)

Jakarta (RiauNews.com) – Ketua Cyber Indonesia Aulia Fahmi terancam akan dilaporkan balik oleh kubu Amien Rais ke polisi, karena laporan mereka atas mantan Ketua Umum PAN tersebut dianggap tidak memiliki dasar.

“Saya menasihati pelapor Pak Amien agar cermati fakta hukum. Jangan sampai Anda menafsirkan ucapan Pak Amien terlalu jauh sehingga malah memfitnah Pak Amien. Itu yang justru melanggar hukum,” kata Anggota Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo, Senin (16/4/2018).



Dradjad mengatakan, saat ini, pihaknya masih melihat dahulu perkembangan. “Tapi kami tidak menutup kemungkinan untuk melakukan langkah hukum balasan,” ungkapnya.

Dikutip dari laman Republika, Drajad mengatakan, dia sudah memberikan penjelasan secara rinci pernyataan Amien Rais. Menurut dia, sangat jelas bahwa Amien sama sekali tidak membagi parpol dalam Partai Allah vs Partai Setan.

Baca: Cyber Indonesia laporkan Amie Rais ke polisi

Bahkan, lanjut Dradjad, setelah selesai tausiyah bakda shalat Subuh tersebut, ketika ditanya lebih lanjut, Amien juga menjawab: “Saya enggak katakan begitu. Jadi, bukan partai politik, tapi cara berpikir. Cara berpikir yang untuk Allah dan yang diikuti oleh setan. Gelombang pro setan merugi, gelombang besar yang didikte kehendak Allah pasti menang.”

Mereka yang rajin membaca Alquran, kata Dradjad, akan mudah sekali memahami isi tausiyah Amien tersebut. Sebab, hizbullah dan hizbusy-syaithon itu memang bahasa Alquran.

“Karena itu, sama sekali tidak ada dasar bagi siapa pun untuk melaporkan Pak Amien ke mana pun atas tuduhan apa pun terkait tausiyah beliau itu. Saya yakin, jika bertindak profesional dan cermat, pihak Polri (khususnya Polda Metro Jaya) akan berpandangan sama,” papar Dradjad.

Amien Rais resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ahad (15/4). Mantan ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) ini dilaporkan dengan tuduhan ujaran kebencian bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) serta penodaan agama atas ucapannya yang menyebut partai Allah dan partai setan.

Laporan itu dibuat oleh Ketua Cyber Indonesia Aulia Fahmi, yang tidak terima dengan istilah partai Islam dan partai setan yang digunakan Amien Rais. Pelapor menilai pernyataan Amien itu melawan hukum karena bernada provokasi dan berpotensi akan memecah belah bangsa Indonesia yang selama ini hidup rukun.

“Kami melihat ada upaya dikotomi, upaya provokasi yang membawa nuansa agama, sedangkan kita sama-sama tahu bahwa negara kita negara Pancasila dan berdasarkan UUD 1945,” kata Aulia saat melapor di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Ahad.

Menurut Aulia, istilah partai setan yang digunakan Amien Rais itu mengarah kepada partai-partai selain PAN, PKS, dan Gerindra. Dia menilai ucapan tersebut berpotensi memecah belah persatuan.

Kepada polisi, Aulia juga telah menyertakan barang bukti berupa print out berita yang memuat pernyataan Amien Rais untuk menguatkan pasal yang disangkakan. Laporan Aulia diterima polisi dengan nomor LP/2070/IV/2018/PMJ/Dit Reskrimsus.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: