11 Desember 2018
Home / Hiburan / Entertainment / Novelis NH Dini meninggal dalam kecelakaan

Novelis NH Dini meninggal dalam kecelakaan

NH DIni. (Kredit: Kompas)

Jakarta (RiauNews.com) – Noveis Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin atau sering disebut NH Dini meninggal dunia, pada Selasa (4/12/2018), dalam sebuah kecelakaan mobil.

Menurut keponakan NH Dini, Paulus Dadik, bibinya sempat menjalani terapi tusuk jarum di Jalan Mataram, Semarang, Jawa Tengah, sebelum meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.



“Beliau terapi tusuk jarum seminggu sekali di daerah Mataram. Lukanya cukup parah, dan serius,” kata Paulus di RS Elisabeth, Selasa (4/12/2018).

Dia mengaku cukup mengenal dekat dengan mendiang. Sang bibi adalah orang yang tidak mau merepotkan keluarga, dan suka hidup mandiri.

“Ia sukanya mandiri, milih tinggal di panti jompo dengan menjual aset, dari pada merepotkan orang lain. Terakhir kumpul dua bulan yang lalu,” jelasnya.

Penulis Novel legendaris tersebut meninggalkan dua putra dan empat cucu. Anak pertama Marie-Claire Lintang dan anak kedua Pierre-Louis Padang Coffin yang merupakan animator terkenal di Dunia.

“Anaknya lintang tinggal di Bandung. Sudah dikabari tadi sedang perjalanan ke Semarang. Kalau Padang sedang di Prancis. Sepertinya tidak menunggu Padang, besok dikremasi,” tuturnya.

Saat ini jenazah disemayamkan di Rumah Duka Wisma Lansia Harapan Asri Banyumanik. Direncanakan akan dikremasi di Krematorium Ambarawa, Rabu (5/12) pukul 10.00 WIB.

“Sudah dibersihkan, ini nanti rencana dibawa ke Wisma. Rencana dikremasi di ambarawa sesuai permintaan beliau,” tutup Paulus.

NH Dini termasuk salah satu penulis produktif yang dimiliki Indonesia. Beberapa karyanya menjadi beset seller, seperti Pada Sebuah Kapal (1972), La Barka (1975), Namaku Hiroko (1977), Orang-orang Tran (1983), Pertemuan Dua Hati (1986), Hati yang Damai (1998), belum termasuk karya-karyanya dalam bentuk kumpulan cerpen, novelet, atau cerita kenangan.***

Komentar
%d blogger menyukai ini: