|
Pujasera Arifin Achmad Sarang Maksiat
Herman : Kita Akan Panggil Pengelolanya
|
|
4 Februari 2010 - 15.33 WIB Pekanbaru (RiauNews). Terindikasinya Pujasera di jalan Arifin Achmad dijadikan warung remang-remang yang menyediakan minuman keras dan ada dugaan sebagai pusat transaksi pelacur terselubung, membuat Walikota Pekanbaru berang dan meminta Direktur PD Pembangunan untuk memberikan penjelasan rinci.
Pujasera tersebut awalnya diperuntukkan bagi pedagang makanan dan minuman pindahan dari belakang mesjid Agung Annur, karena tidak berjalan, kemudian dijadikan pusat belanja kerajinan dan makanan khas Pekanbaru yang akhirnya juga mandek. Namun entah bagaimana prosesnya, saat ini malah menjadi warung remang-remang.
Saat dilemparkan kepada Walikota Pekanbaru, beliau mengatakan pihaknya telah meminta Direktur PD Pembangunan sebagai pengelola untuk memberikan laporan terkait hal tersebut. "Saya sudah minta pertanggungjawaban Direktur PD Pembangunan yang harus diserahkan akhir bulan ini. Begitu juga dengan konsep pengembangan kedepan. Bukan cuma Pujasera saja, tetapi juga Taman Labuay," akunya.
Dikatakan Herman, Pujasera harus dikembalikan kepada fungsinya yang jauh dari kemaksiatan. “Kota Pekanbaru ini kota berbudaya, jadi tidak layak hal seperti itu ada, apalagi lokasi tersebut dikelolah oleh Pemerintah,” ujarnya
Ditanya tentang banyaknya saran yang masuk ke Walikota agar Direktur PD Pembangunan diganti, Herman menjawab akan melakukan evaluasi terlebih dahulu, “kita akan lihat, kalau kedepan kinerjanya bagus maka tidak akan kita gant, tetapi bila tidak bagus maka saran yang masuk itu akan saya laksanakan,” tutup Herman kepada RiauNews. (yanti)
© Riaunews.com Hak Cipta Dilindungi Undang-undang.
Mengambil, mengutip, memperbanyak dan atau mempublikasi ulang seluruh tulisan yang terdapat di situs ini, HARUS mencantumkan sumbernya : RiauNews.com. Pelanggaran terhadap ketentuan ini, bilamana cukup bukti akan kami tuntut sesuai undang-undang yang berlaku.
Berita Ekonomi & Bisnis Lainnya
 
|
|
|
|
|
 |
Oleh: Irwan E Siregar
Boleh jadi sebentar lagi KPK akan berganti nama menjadi KPKR atau Komisi Pemberantasan Korupsi Riau. ....
|
|
|